13 September 2010

Memaafkan Dan Melupakan Kecurangan. Mampukah Anda Melakukannya??


Perit sekali apabila diri dicurangi. Perasaan itu bagaikan menusuk seluruh jiwa dan raga. Hati pula, tertanya-tanya mengapakah harus ianya terjadi. Hanya insan yang pernah dicurangi mampu merasakan perasaan itu dan mampu memahami segalanya. Sehinggakan ada yang nekad untuk membalas dendam, dan membunuh diri serta melakukan perkara yang dilarang agama.

Kenapa manusia boleh terfikir untuk curang? Sedangkan manusia itu mempunyai akal fikiran, yang mampu membezakan baik dan buruknya setiap tindakan yang diambilnya. Tidakkah mereka takut akan pembalasan?

Tapi yakinlah, setiap yang berlaku itu ada hikmahnya. Jangan salahkan diri kamu. Jangan salahkan sesiapa. Anggap saja semuanya sudah ditakdirkan oleh Allah, dan kita pasti akan ditemukan dengan orang yang lebih layak menerima cinta kita.

Kita mungkin dapat memberi kemaafan pada setiap kecurangan, namun untuk melupakannya adalah mustahil. Apa yang patut kita lakukan adalah memberi peluang kepada hati kita untuk sembuh dari dendam dan kesedihan. Jadikan perkara tersebut sebagai ikhtibar. Ingatlah, kita ada Allah. Allah adalah sebaik-baik tempat untuk kita mengadu dan berharap. Allah tidak akan mengecewakan kita.


13 Sweet Roses!:

Maafkan saja... dan berikan do'a agar dia tidak lag berlaku curang.. Beritahu dia bahwa dia telah berlaku curang namun dimaafkan dan didoakan. Suatu saat dia kan berterimakasih...! :) Peace

@Zona Indonesia~Iya, mudah2an saja, setuju dengan pendapat Zona... :)

mungkin ia telah menyesal...jgn terus percaya..terima tapi berhati2..

@yahaya~A'ah kan Yahaya, saya sedih nampak ada kawan2 yang tengah bersedih, sebab dia putus cinta...

bukan kah benda nie dah jadi macam normal..selalu sangat jadi lama2 jadi lali.

Saya juga merasakannya. Saya sudah berusaha agar tak balas dendam namun niatan itu tetap saja ada. Tapi percuma saja, tak ada gunanya. Lebih baik berdoa kepada Allah agar dendam di hati hilang dan dia berubah. (.____.)

@si biskut~Entahlah fren, tapi geram juga kalau dapat pasangan macam tu kan?

@Riri Kusawari~Setuju dengan pandangan Riri, sia2 saja kita berdendam, mudah2an saja dia tidak berbuat silap kepada teman barunya itu.

Hmmm, tulisan yang menarik. Terima kasih ya telah berbagi.

Kebetulan kemarin saya juga barusan menulis topik serupa tentang membalas dendam. Cek saja entri saya yang berjudul Balas Dendam Itu Manis? Saya yakin bisa jadi referensi silang yang menambah pengetahuan kita bersama.

Salam kenal, dan sampai jumpa lagi nanti.

Lex dePraxis
Unlocked

Hmmm, tulisan yang menarik. Terima kasih ya telah berbagi.

Kebetulan kemarin saya juga barusan menulis topik serupa tentang membalas dendam. Cek saja entri saya yang berjudul Balas Dendam Itu Manis? Saya yakin bisa jadi referensi silang yang menambah pengetahuan kita bersama.

Salam kenal, dan sampai jumpa lagi nanti.

Lex dePraxis
Unlocked

@Lex dePraxis~Makasih ya uda sudi share linknya, hehehe.

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More